Rabu, 11 Juni 2014

PROLOG BUKU 69 WOMEN ON TOP "BEAUTY AND INSPIRATIONAL MOVEMENT"




PROLOG
BUKU 69 WOMEN ON TOP
“BEAUTY AND INSPIRATIONAL MOVEMENT”

Membicarakan tentang sosok wanita, adalah sebuah pembicaraan yang sangat klasik sebab sejarah penciptaan dan peradaban manusia, tidak lepas dari sosok wanita. Kendati begitu, wacana yang membahas tentang dimensi wanita tak pernah lekang ditelan zaman. kisah yang tertuang dalam mitologi dan kitab suci agama-agama besar dunia pun, sosok wanita mengambil porsi penting dalam guratan cerita sejarah, yang tertuang dalam berbagai macam bentuk dan menghiasi lembaran ayat-ayat suci.

Tapi sangat di sayangkan wanita dalam tatanan masyarakat tradisional telah terbongsai hak-haknya akibat kontruksi sosial dan budaya yang patriarki, tidak bisa di pungkiri. wanita dikontruksikan sebagai sosok yang lemah dan cenderung lambat, sehingga diporsikan pada peran-peran minor yang terinkubasi ; seperti mengurus rumah, memasak, melahirkan, dan mengasuh anak. Sementara peran sosial mereka sebagai seorang manusia, kerap tidak terpenuhi seperti pendidikan dan aktifitas lainya, hingga sulit mengaktualisasikan dirinya, entah itu dalam istilah sekarang menjadi superwoman ataupun supermom

Sejalan dengan perkembangan zaman, kaum wanita dewasa ini khususnya mereka yang tinggal di kota-kota besar, cenderung untuk berperan ganda bahkan ada yang multi fungsional, karena mereka telah mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk mengembangkan diri dalam berbisnis dan berkarir. menjadikan eksitensi penting di dalam kehidupan bermasyarakat. Sudah tentu hal itu akan berdampak terhadap sendi-sendi kehidupan sosial

Penggambaran 2 teori klasik dikotomi wanita dan pria dalam klasifikasi sosial
1.Teori Nature yang menganggap bahwa perbedaan psikologis antara pria dan wanita disebabkan oleh faktor-faktor biologis yang sudah ada sejak manusia dilahirkan.
2.Teori Nurture yang menganggap bahwa perbedaan psikologis antara pria dan wanita tercipta melalui proses belajar dari lingkungan, jadi tidak dibawa sejak lahir.

Masyarakat Indonesia cenderung menerima perbedaan antara pria dan wanita sebagai hal yang alamiah, sehingga lebih dekat pada pemikiran teori nature. Keikutsertaan kaum wanita untuk bekerja sama dengan kaum pria menimbulkan adanya peran ganda wanita, di mana wanita di satu pihak dituntut peran sertanya dalam pembangunan dan memberikan sumbangannya kepada masyarakat secara nyata, di lain pihak wanita dituntut pula untuk menjalankan tugas utamanya di dalam rumah tangga dengan sebaik-baiknya.

kemandirian wanita yang berkarir :

1. Independen secara finansial
Bagi Anda wanita yang belum berumah tangga, ada baiknya membekali diri dengan kemampuan finansial yang cukup. Mandirilah dari segi keuangan melalui pekerjaan yang Anda miliki sebelum menikah. Dengan ini diharapkan Anda akan memiliki bekal keuangan pribadi saat telah menikah nanti. Pengalaman yang didapat selama bekerja juga akan memberikan kesempatan bagi Anda untuk mengaktualisasi diri, tahu rasanya bekerja, dan mungkin menjadi bekal pengetahuan untuk berwirausaha sendiri di rumah. Terbiasa melek akan hal-hal semacam ini juga membantu Anda untuk berjaga-jaga apabila suatu saat nanti tak bisa bergantung lagi secara finansial pada suami.

2. Independen secara emosional
Mandiri secara emosional artinya kesadaran pribadi bahwa Andalah yang bertanggungjawab akan kebahagiaan, kesuksesan, serta hubungan yang Anda miliki. wanita yang mandiri secara emosional tidak menggantungkan kebahagiaannya pada orang atau keadaan di luar dirinya. Ya, Anda sendirilah yang menentukan bagaimana kesuksesan dan kebahagiaan dalam hidup dapat diraih. Termasuk di dalam kemandirian ini adalah kemampuan seseorang untuk menentukan hubungan manakah yang baik baginya, serta hubungan manakah yang tidak membawa sisi terbaik dari si wanita tersebut.
3. Independen secara fisik
Independen secara fisik tidak selalu berarti Anda harus mampu mengangkat beban tanpa dibantu orang lain, misalnya. Kemandirian secara fisik seorang wanita mencakup hak menguasai tubuhnya sendiri. wanita karir kecenderungan akan merawat fisiknya untuk memberi kan kenyamanan pada relasi klien kerjaan atau kolega bisnisnya dan untuk kehidupan pribadi akan memberikan harmonisasi dengan pasangan ataupun suami karena merasa di hargai dengan selalu berpenampilan menarik

4. kemandiri secara intelektual
Kemampuan seseorang untuk mengambil keputusan bagi dirinya sendiri adalah suatu bentuk kemandirian intelektual. Untuk wanita yang belum menikah Melakukan proses berpikir secara mandiri dan menyelesaikan masalah yang tengah dihadapinya sendiri baik itu dalam lingkungan keluarga ataupun sosial. Mandiri dalam konteks wanita sudah menikah memiliki kemampuan untuk memilih sikap terhadap berbagai persoalan rumah tangga. wanita menjadi partnership yang setara dengan suami untuk menyampaikan pendapat, opsi, maupun solusi. Dengan demikian, wanita menjadi penyeimbang sekaligus mitra sejajar bagi suami dalam mengarungi rumah tangga

Hal ini yang melandasi penulis mengungkap realitas kehidupan tentang wanita kontemporer, khususnya yang terjun dalam karir dan bisnis, dalam kisah sejarah masa lampau kita sulit sekali menemukan cerita-cerita wanita tersebut. Tapi kini kita di berikan banyak slide transformasi kaum wanita yang mengambil peranan dan posisi penting baik dalam dunia pekerjaan ataupun bisnis, dimana yang sebelumnya lebih banyak di dominasi kaum pria.

Dalam setiap kata yang tertuang di buku 69 Women on Top “The Beauty and Inspiration Movement” adalah sebuah realitas wanita kontemporer dengan menunjukkan relasi social-culture, di konfigurasikan dalam kisah 69 responden wanita terpilih, dimana kita bisa banyak melihat diorama kehidupan mereka, mulai dari garis awal pejalanan karir, sampai aktualisasi diri yang membuatnya establish seperti sekarang ini.
PROFILE PENULIS :
ARANDA ARA

Terlahir di Jakarta, mengawali karir sebagai jurnalis di Koran Harian Ibu kota, dilanjutkan menjadi Advisor di perusahaan Hardware terbesar di Indonesia, Penilai Aset di kantor Pajak Bumi dan Bangunan Jakarta Selatan, Supervisor di Advertising Maxima, Marketing dan Promo di Gramedia Widiasarana Indonesia atau yang lebih dikenal Grasindo, Account Eksekutif di Green Radio Utan Kayu, Associate Manager di Mstri fm, Marketing kordinator di majalah Bussines Review, dan Konsultan Klien di Biro Psikologi Psikodinamika.

Setelah banyak experience di beberapa perusahaan dengan berbagai macam profesi, dengan mantap dia memulai struggle life dengan mengembangkan industri kreatif bernama Warmedia yang membidangi Cosultant,Publisher, Multimedia, Broadcasting, Advertising, dan Event, di mana dalam exposure-nya memprakarsai lahirnya Novel Radikal “Sarjana Muda” sebagai bentuk perlawanan terhadap despotic government dan social decline dengan berbagai macam Roadshow di Pulau Jawa baik di kampus, yayasan, komunitas, sekolah, acara kebudayaan dan lain-lain.

Serta Menulis dan Menerbitkan Buku Women Series Pertama Berjudul 69 Single Aphrodite “The Beauty of Independent Woman”

TARI BALLARE

Mengawali karir di bidang produk kecantikan dari korea sebagai Manager Pemasaran, di lanjutkan menjadi Marketing Manager di perusahaan Property cabang Australia. Setelah memiliki bekal yang cukup ia memutuskan untuk membuat usaha sendiri yang bergerak di bidang Event Organizer, lalu membuat Majalah Media Kawasan di Serpong, serta terakhir membuka House of Ballare Day Spa “Natural Way to Beauty and Health”.

Selain itu ia aktif menjadi pembicara kecantikan alami di beberapa Perusahaan Besar, Mengasuh Rubrik Kecantikan dan Kepercayaan Diri di koran Indo Pos (grup dari Jawa Pos), di waktu luangnya di manfaatkan menjadi Master of Ceremony (MC) di berbagai acara, Puncaknya adalah sempat menjadi MC di depan Bapak Presiden Republik Indonesia DR. Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2010. Untuk balance life ia aktif di berbagai kegiatan sosial lainnya


"unmöglicher traum zu schaffen ist unsere spezialitäten"
Mewujudkan Impian Yang Paling Tidak Masuk Akal Sekalipun Adalah Keahlian Kami.

Rumah Kreatif
Jl. Pinang perak 1 No. 9 PL-3 Pondok Indah Jakarta-Selatan 12310

Tidak ada komentar:

Posting Komentar